'Berkantor' di Pasar Sayur Turen, Bupati Malang Mengawal Langsung Penanganan Pasca Kebakaran
TUREN - Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M 'berkantor' di Pasar Sayur Turen, Kecamatan Turen, Selasa (14/7) pagi hingga siang hari. Abah Sanusi, sapaan akrab Bupati Malang mengawal langsung menurunkan alat berat dan melakukan penanganan pasca kebakaran yang sempat terjadi hingga menghanguskan sejumlah bangunan, di antaranya satu lapak pedagang, gudang penyimpanan sayuran, serta fasilitas kamar mandi pada Senin (13/7) malam. Bupati Sanusi bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si serta sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Malang dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang untuk menginventarisir dampak, menyusun solusi tepat dan tercepat, hingga segera dilakukan perbaikan yang melibatkan sinergi antara sejumlah OPD sesuai tugasnya masing-masing.
''Hari ini bekas kebakaran dan timbunan sampah ini dibersihkan terlebih dahulu. Setelah itu kita akan tata kembali. Kemudian plengsengan yang dibawa ditinggikan agar pemukiman rumah warga di bawah atau di belakang pasar ini aman. Dibersihkan agar lingkungan di sini juga bersih. Yang terdampak dari kebakaran tadi malam hanya satu kios ini. Ke depan bangunan hanggar untuk lapak pedagang ini juga diperbesar agar pedagangnya banyak. TPA-nya juga kita geser ke depan, supaya tidak terjadi penumpukan sampah di area belakang pasar," jelas Bupati Malang yang Senin malam juga meninjau langsung proses pemadaman api, saat ditanya awak media.
Selama 'berkantor' di Pasar Sayur Turen, Abah Sanusi juga melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi sekitar pasar. Tak terkecuali, jalan kaki keliling perkampungan dan pemukiman warga yang lokasinya di area kanan kiri dan belakang pasar. Langkah ini sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Malang memastikan gerak cepat dalam menata kawasan Pasar Sayur Turen pasca kebakaran. Pembenahan bakal disusun dalam tahun 2026, dan agenda pembangunan ditargetkan terealisasi melalui APBD Tahun 2027. Harapannya, rencana pembenahan agar aktivitas perdagangan berlangsung lebih tertata dan aman.
''Rencananya, penataan dilakukan mulai hari ini dan terus ke depan. Untuk pembangunan plengsengan dan hanggar dilaksanakan di tahun 2027. Nantinya, tentu hanggar dan lapak bagi pedagang ini juga akan lebih bagus dibanding saat ini. Di bagian belakang ini nantinya akan menjadi hanggar dan lapak semua untuk pedagang. Alat berat milik Pemkab Malang juga sudah kita kerahkan untuk penanganan pasca kebakaran," pungkas Bupati Malang. (prokopim/poy)